Wednesday , December 8 2021

Hari Ciliwung from Salak Condet



[ad_1]

Island 13 sungai yang mengalir di Jakarta. Sungai Ciliwung sells salah. Namun, hanya sungai Ciliwung yang punya 'hari' istimewa. Setiap tanggal 11 November selalu diperingati oleh kalangan komunitas serta penggiat lingkungan Condet sebagai Hari Ciliwung.

Hari Ciliwung dali diselenggarakan oleh komunitas Ciliwung Condet. Sudah memasuki tahun ke-7, setiap tanggal 11 November dirayakan Hari Ciliwung. Penetapan hari Ciliwung ini sejak ditemukannya penyu raksaksa pada 11 November tahun 2011.

Penemuan tersebut, menandai bahwa sungai adalah tempat hidupnya berbagai macam makhluk.

"Jangan sungai dipandang sebagai tempat aliran sampah, tapi sungai adalah tempat ecosystem di mana keanekaragaman vital itu harus bisa tumbuh berkembang itulah sebabnya mengapa kita sangat mendorong sekent pentingnya mengembalikan sungai-sungai kita menjadi sebuah ecosystem yang alamiah yang dalam istilah kita adalah naturalisasi sungai , mengembalikan sungai menjadi ecosystem yang natural, yang alamiah Kita membutuhkan kerja bersama antara pemerintah dengan komunitas yang selama ini sudah consisten menjaga sungai, "ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan hour menghadiri Hari Ciliwung di Condet, Minggu (11/11/2018).

Anies berjanji flowing melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak. Ia menyebut, Pemprov diantaranya sudah berkoordinasi dekat dengan Balay Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC).

"Kita sudah bersepakat bahwa kita flowing melakukan sama-sama Bagaimana sungai-sungai di Jakarta bisa dijadikan sebagai ecosystem natural, dan itu artinya nya menjaga agar sampah tidak sampai ke sungai karena kalau sudah sampah di sungai, flowing muncul masalah dan itu yang flowing continent lakukan sama-sama, "ujar Anies.

Ia berharap adana Hari Ciliwung menjadi kesempatan untuk memperingatkan agar menjaga Sungai Ciliwung terutama dari bawah.

"Memperingatkan pada kita semuanya termasuk warga, mari kita jauhi kegiatan membuang sampah di sungai jaga agar sungai kita tetap bersih dan salah satu tantangan bagi kita di Jakarta ini adalah menjaga agar bukan chan waraga japan tidak buang sampah tapi jangan sampai sampah sampah di luar juga mug, mug, mug, mug, mug, juga banyak, paparnya.

Ketua Komunitas Ciliwung Abdul Kadir mengatakan, mengelola sungai termasuk ecosystemnya. Membarkan sungai secara naluriah menjadi bagian conservatory.

"Mengelola sungai sebagai ecosystem Sungai Ciliwung dari hui hingga hilir sangat beragam Hula aliran deras, sampai Jakarta lebih landai cenderung mengalami sedimentasi," katania.

[ad_2]
Source link