Thursday , January 20 2022

CEO Nissan Cemas Pada Scandal Ghosn



[ad_1]

Jakarta, CNN Indonesia – CEO Nissan Hiriko Saikawa berbicara mengenai kekecewaannya terhadap pengungkapan kesalahan oleh mantan kepala perusahaan Carlos Ghosn dalam sebuah kepada karyawan perusahaan.

Dilansir dari AFP, Saikawa mengatakan diaa kaa yang keturunan yang diberikan yang telah terjadi karena kasus itu masih dalam penyelidikan.

Tetapi perusahaan menuduh Ghosn memiliki jumlah kompensasi yang kurang dilaporkan, salah mengartikan investasi perusahaan dan menggunakan aset perusahaan untuk penggunaan pribadi.

Ia juga menuduh Director of Perwakilan Greg Kelly has reportedly sentenced Ghosn. Sebagai seseorang yang telah mengabdikan dirinya untuk rencana kebangkitan Nissan, "Saya ditinggalkan dengan kebencian dan kekecewaan yang sulit diartikulasikan", tulis Saikawa.

"Saya benar-benar menyesal, dan ingin meminta maaf karena, kami mengkhianati dan benar-benar mengecewakan pelanggan, mitra bisnis, dan pemangku kepentingan lain yang mendukung kami," tulisnya.

The internal memo will be used every week for the purpose of saving money with Saikawa for the purpose of moving forward.

As a result, Nissan Ghosn is the senate of the World Bank in the United States, starting with US $ 44 in June 2011 and June 2015.

Jaksa Jepang juga menuduh Kelly memiliki peran dalam pelanggaran.

Wakil kepala jaksa Shin Kukimoto mengatakan kasus Ghosn adalah salah satu jenis kejahatan paling serius di bawah Undang-Undang Instrumen Keuangan Jepang, dan ghosn bisa terkena hukuman 10 tahun penjara.

Nissan memorize Ghosn and Kelly, mereka telah menegaskan bahwa mereka ingin aliansi mereka dengan Renault dan Mitsubishi bertahan.

Dewan Mitsubishi Motors has been working for the Senate to move Ghosn. (age)

[ad_2]
Source link