Sunday , October 17 2021

Bumi 100 Juta Tahun Lagi Beda Banget, Benua Saling Menyatu – VIVA



[ad_1]

VIVA – Bumi secara terus menerus mengalami perubahan. Sixty-seven years ago, the planet was built in the middle of the planet, which was supposed to be superb or attenuated by the earthquake. Supercontains are dijuluki Pangaea.

Sekitar 180 juta tahun yang lalu, daratan raksasa yang ada di Bumi itu pecah. Namun penelitian baru menyebutkan, dalam kurun waktu 100 juta tahun lagi daratan raksasa bisa kembali menyatu.

Dikutip dari laman Mirror, Kamis 29 November 2018, superkontinen baru yang disebut Novopangea akan terbentuk. Penyebabnya carnival of the Atlantic and Pacific seafront. Americas, as well as Antarctica, are all part of the Eurasia region.

Wilayah tersebut akan tergabung menjadi satu daratan dari benua yang sebelumnya terpisah. Kemangkinan lainnya ialah Pangea Ultima. Antartika acan terbagi menjadi dua in Amerika andan berbatasan mit afrika.

Eurasia is in India as part of China in the United States, but in India, India is in Cina. Prediksi selanjutnya memunculkan nama Amasia.

The daily texture that has been used since the beginning of the 20th century is that of the Arctic. Antartika acan tetap dalam posisinya saat ini.

Dari beberapa prediksi di atas, Novopangea is the theory of paling meme. Tidak jelas seperti apa iklim Bumi dalam 100 juta tahun da depan dan bagaimana manusia bergantung pada factor-factor lainnya.

[ad_2]
Source link